Ketiadaan Menstruasi?? Penyakit Seperti Apa??Simak!

Apa itu amenore?

Amenore atau Amenorrhea adalah ketiadaan Menstruasi. Menstruasi adalah periode bulanan pada wanita. Menstruasi setiap wanita dapat bervariasi karena perbedaan hormon dan bagaimana organ genital atau panggul mereka terbentuk. Ada 2 jenis amenore:
  1. Amenore primer: terjadi ketika seorang gadis belum menerima periode Menstruasi tetapi telah melalui perubahan lain pada pubertas dan berusia lebih dari 15 tahun
  2. Amenore sekunder berarti tidak ada periode Menstruasi selama lebih dari tiga siklus atau 6 bulan
Setelah evaluasi yang tepat dari dokter, diagnosis dapat ditentukan.
Ketiadaan Menstruasi?? Penyakit Seperti Apa??Simak!


Seberapa umumkah amenore?

Amenore adalah kondisi umum yang terjadi dan biasanya menunjukkan ada ketidakseimbangan dalam fungsi tubuh. Amenore paling sering mempengaruhi wanita yang sedang hamil. Selama kehamilan hormon diatur untuk menghentikan ovulasi dan Menstruasi. Amenore primer terjadi pada gadis yang berusia lebih dari 15 tahun sedangkan amenore sekunder biasanya terjadi pada wanita dengan usia yang lebih tua.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala amenore?

Tanda yang paling utama pada amenore adalah ketiadaan periode Menstruasi yang tidak normal. Beberapa tanda dan gejala yang dapat menyertai amenore, termasuk:
  1. Keluarnya cairan dari puting susu
  2. Rambut Rontok
  3. Sakit Kepala
  4. Perubahan penglihatan
  5. Rambut wajah yang berlebihan
  6. Nyeri pada panggul
  7. Jerawat
Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab amenore?

Amenore dapat disebabkan oleh beberapa penyebab seperti:

Cacat lahir: organ reproduksi yang tidak berkembang sempurna termasuk penyempitan atau penyumbatan bagian leher rahim (serviks), tidak adanya uterus atau vagina, dan vagina yang terbagi menjadi 2 bagian (sekat vagina)

Perubahan hormon alami: amenore akan terjadi selama kehamilan, menyusui dan Menopause

Disebabkan oleh obat: Obat dapat menyebabkan amenore. Obat tersebut termasuk kontrasepsi, antipsikotik, antidepresan, obat tekanan darah, obat kemoterapi kanker dan beberapa obat Alergi

Berat badan rendah: Berat badan yang 10% lebih rendah dari berat badan normal dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat menghentikan ovulasi. Beberapa kondisi seperti Bulimia dan anoreksia dapat menyebabkan ini terjadi

Stres: Stres dapat mengubah fungsi Hipotalamus, yang merupakan daerah yang mengontrol siklus Menstruasi. Hal ini biasanya bersifat sementara dan siklus Menstruasi akan kembali bila stres berkurang

Olahraga yang berlebihan: Aktivitas fisik, seperti balet, yang membutuhkan pelatihan intensif dapat mengganggu siklus Menstruasi

Gangguan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon: Hal ini termasuk kondisi seperti sindrom ovarium polikistik, gangguan tiroid, Tumor Hipofisis atau Menopause dini

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk amenore?

Ada banyak faktor risiko untuk amenore, yaitu:

Riwayat keluarga: Jika ada wanita dalam keluarga Anda yang mengalami amenore, kemungkinan Anda dapat memiliki masalah yang sama

Gangguan makan: Jika Anda memiliki masalah seperti anoreksia atau Bulimia, Anda memiliki risiko yang lebih tinggi terkena amenore

Pelatihan atletis: pelatihan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko amenore lebih tinggi

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk amenore?

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada penyebab periode Menstruasi yang hilang. Amenore primer yang disebabkan oleh cacat bawaan lahir mungkin memerlukan obat berupa hormon, operasi, atau keduanya.

Dalam beberapa kasus, obat yang disebut medroksiprogesteron dan penggantian estrogen akan membantu kembalinya periode mesntruasi pada sebagian besar wanita.

Obat lain dapat digunakan jika wanita dengan adult-onset hiperplasia adrenal kegagalan ovarium dini, dan Hipotiroidisme.

Wanita dengan kelainan anatomi mungkin memerlukan tindak pembedahan.

Pada wanita dengan amenore karena sindrom ovarium polikistik (SOPK), pengobatan yang dapat dilakukan termasuk penurunan berat badan dengan diet dan olahraga. Obat-obatan seperti metformin juga dapat diberikan.

Wanita yang mengalami amenore akibat keturunan dapat menemui spesialis genetik untuk evaluasi dan pengobatan tambahan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi amenore?

Berikut ini gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi amenore:
  1. Periksalah ke dokter atau spesialis secara teratur
  2. Minumlah obat atau ubahlah dosis obatnya berdasarkan instruksi yang benar dari dokter Anda
  3. Jangan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, produk herbal, atau obat lain tanpa mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker
  4. Jagalah berat badan yang sehat dan lakukan diet yang seimbang
  5. Jangan olahraga yang berlebihan atau melakukan rutinitas latihan yang berat
  6. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Sumber: Kamus Penyakit 

Post a Comment

0 Comments